Cara Memilih Rumah di Perkotaan

  • 3 min read
  • Apr 13, 2021
Memilih Rumah di Perkotaan

Memiliki rumah yang dekat dengan tempat kerja memang menjadi sebuah keinginan bagi setiap orang. Akan tetapi lebih banyak orang lagi yang mengurungkan niatnya itu, karena meilhat harga rumah yang mahal. Padahal dengan memiliki rumah yang dekat dengan tempat kerja terutama di daerah perkotaan memiliki banyak keuntungan dan juga manfaat yang tidak akan di dapatkan jika kita tinggal jauh dari tempat kerja.

Karena ketika kita memiliki rumah dekat dengan tempat kerja, itu akan memberikan efisiensi terhadap pekerjaan. Kamu tidak akan menempuh perjalanan yang sangat jauh dan banyak menghabiskan waktu. Kemudian jika kita memiliki rumah yang dekat dengan tempat kerja itu akan bisa lebih dalam menghindari kemacetan di jalan. Biaya transportasi juga bisa lebih murah jika kita tinggal dekat dengan tempat kerja. Bukan hanya itu kamu juga bisa beristirahat dengan lebih berkualitas, dan masih banyak yang lainnya jika kamu memiliki tempat tinggal yang dekat dengan tempat kerja.

Tidak hanya efisiensi tersebut, namun nilai dari rumah yang ada di perkotaan juga akan terus meningkat. Hal ini juga akan menjadi salah satu peluang investasi jangka panjang yang bisa kamu lakukan, sehingga kamu bisa mendapatkan rumah lagi dalam harga yang murah setelah kamu merasa sudah ingin pensiun.

Berikut cara-cara memilih rumah di kota besar seperti Jakarta, sehingga kamu bisa tetap meneruskan keinginan untuk mendapatkan rumah yang nyaman dan dekat dengan tempat kerja. Ada banyak rumah dijual di Jakarta harga 250 juta yang bisa kamu dapatkan harga segini adalah harga yang terbilang murah.

  1. Pilihlah Lokasi Rumah yang Strategis dan Aman

Ketika kamu hendak membeli rumah di kota besar, pastikan rumah yang akan kamu pilih memiliki tingkat kenyamanan yang tinggi. Kondisi rumah yang baik tentunya memiliki keadaan yang strategis, aman, nyaman dan terhindar dari jalur macet dan dekat dengan tempat kerja.

  1. Pilihlah Developer dengan Reputasi Terbaik

Membeli rumah dari developer langsung menjadi pilihan yang sangat tepat dan efisien. Namun kamu juga harus memastikan terlebih dahulu developer yang mengembangkan rumah tersebut mempunyai track record atau reputasi yang baik, sehingga aman dan juga terpercaya. Kriteria dari developer yang memiliki track record yang baik dan aman serta terpercaya dalam mempunyai sistem pengelolaan yang terbuka.

Rumah kamu harus benar-benar selesai sampai 100%. Kemudian kamu bisa mendapatkan hak kepemilikan dengan berbagai dokumen yang jelas, serta lain sebagainya. Bukan hanya itu, ada juga developer yang bisa di ajak negosiasi, sehingga kamu bisa mendapatkan keringanan dalam sistem pembayaran.

  1. Manfaatkan Program Pembelian Rumah yang Memiliki Keringanan Beban Biaya

Program KPR akan memberikan kamu keringanan terhadap beban pembayaran, biasanya dengan adanya sistem KPR, terdapat skema tertentu yang memberikan berbagai macam penawaran.

Untuk itu kamu harus bisa memanfaatkan berbagai macam program dari KPR tersebut untuk mendapatkan manfaat yang lebih baik. Di dalam program KPR ini kamu harus benar-benar mengalokasikan biaya tetap pada sistem pembayarannya. Sehingga kamu bisa melunasinya sesuai dengan jatuh tempo yang telah di tetapkan.

  1. Jika Bisa bayar Secara Tunai

Jika kamu memiliki budget yang sepadan ada baiknya kamu memilih metode pembayaran tunai saja. Karena memilih pembayaran tunai juga menjadi salah satu metode yang tepat. Caranya adalah dengan mengalokasikan pendapatan secara khusus untuk digunakan membeli rumah.

Dengan menggunakan metode pembayaran secara tunai ini, harga yang akan kamu peroleh juga akan jauh lebih randah, di bandingkan dengan membeli rumah secara kredit. Akan tetapi tentu saja kamu harus benar-benar sabar agar bisa mengumpulkan dana tersebut untuk membeli rumah secara tunai.

  1. Sertifikat Rumah Harus Jelas

Sertifikat rumah adalah sebuah legalitas hukum yang sangat penting atas kepemilikan rumah. Transaksi dari proses yang kamu lakukan bersamaan dengan developer tersebut harus benar-benar bisa dipastikan dengan adanya sertifikat tersebut. Jika pembayaran dilakukan dengan cara tunai, pastikan sertifikat sudah kamu miliki dan ada di genggaman kamu, baru kamu bisa melunasi pembayaran. Akan tetapi jika melalui sistem KPR kamu harus menunggu MOU selesai ditanda tangani oleh semua pihak. Dalam hal ini kehati-hatian juga menjadi salah satu yang harus dilakukan saat membeli rumah.

  1. Urus Semua Dokumen Pendukung Sertifikat dengan Benar

Semua dokumen harus bisa kamu urus dengan baik dan benar, beberapa berkas lainnya yang ada pada dokumen itu selain sertifikat adalah AJB (Akta Jual Beli), SHGB (Sertifikat Hak Guna Bangunan), IMB (izin mendirikan bangunan) serta SHM (sertifikat hak miliki).

Jika soal hal ini direspons oleh developer agak lambat, maka kamu harus berinisiatif untuk mengurusnya sendiri. Sehingga semua berkas yang berkaitan dengan legalitas atas kepemilikan rumah, tanah, dan beberapa hal lainnya harus benar-benar menjadi miliki kamu. Berbagai macam hal tersebut juga akan memberikan rasa nyaman di masa yang akan datang.

Mungkin kamu bisa memikirkan kembali apa saja manfaat yang akan kamu dapatkan jika membeli rumah dekat dengan tempat kerja, meski memiliki harga yang lumayan besar serta beban yang akan kamu tanggung. Sehingga selain akan memberikan manfaat yang besar pada pekerjaan, juga akan memberikan Property di kota memiliki nilai investasi yang besar.

Bukan hanya satu tahun tapi nilai Property di kota besar akan selalu mengalami kenaikan. Kamu juga bisa menjadi rumah dijual di Jakarta harga 250 juta di www.rumah.com di sini banyak berbagai tipe rumah dijual tentunya dengan harga yang terjangkau.