Ini Dia Perkembangan Janin dalam Kandungan di Setiap Minggunya

  • 2 min read
  • Aug 24, 2020
Perkembangan Janin

Perkembangan janin di dalam kandungan, tentunya akan mengalami perubahan di setiap minggunya. Kebanyakan ibu pastinya akan merasa senang memerhatikan dan tahu bagaimana tumbuh kembang anak di dalam kandungan. Apalagi, di setiap minggunya perkembangan ini sudah bisa dilihat.

Seperti yang diketahui, janin dalam kandungan atau rahim sang ibu akan mulai mengalami perubahan setelah terjadinya proses pembuahan. Meskipun begitu, perkembangan bayi pada kandungan ini biasanya dikategorikan kembali pada beberapa periode trimester. Dimana kategori ini merupakan pembagian masa perkembangan bayi setiap periode 3 bulan.  Nah, untuk mengetahui bagaimana umumnya perkembangan pada janin di dalam rahim ibu, yuk simak beberapa uraiannya berikut ini.

Trimester Pertama

Perkembangan janin pada trimester pertama tentunya dihitung dari masa pembuahan. Biasanya akan terjadi selama 2 minggu setelah tanggal pertama pada menstruasi yang terakhir. Selanjutnya, ketika sudah memasuki usia tiga minggu telur yang sudah dibuahi mulai berkembang. Pun dengan kantung embrio maupun plasenta sudah mulai terbentuk di dalam rahim. Bahkan sel-sel darah ikut berkembang bersamaan dengan ratusan sel lainnya untuk melancarkan sirkulasi darah dalam kandungan.

Ketika memasuki usia kandungan 4 minggu terakhir, tabung organ jantung janin sudah bisa berdenyut 65 kali per menitnya. Semakin lama, janin pun berkembang hingga hampir menyerupai butiran nasi. Pada usia inilah, ibu biasanya akan mengalami beberapa gejala seperti payudara membesar hhingg kelelahan.

Sementara pembentukan wajah, khususnya lingkaran besar mata, mulut, hidung, rahang bawah serta telinga dimulai pada minggu ke enam. Perkembangan janin pun sudah semakin cepat bahkan tubuhnya menyerupai huruf C. Lalu mulailah pembentukan kaki dan tangan di minggu selanjutnya. Hingga ketika akan memasuki masa akhir trimester pertama, perkembangan otak bayi mulai muncul, bahkan tanannya sudah bisa mengepal. Pada usia ini pun (12 minggu) kelamin bayi biasanya sudah mulai terbentuk perlahan.

Trimester Kedua

Setelah usia kandungan memasuki trimester kedua, perkembangan jadi jadi lebih cepat lagi dan sudah mulai kuat. Bahkan, risiko keguguran pada usia ini sangat sedikit. Bagian tulang-tulang hingga tengkorak kepala mulai mengalami pengerasan. Bahkan, bayi sudah mempunyai kemampuan untuk mendengar secara lebih kuat lagi. Banyak ibu yang mulai merasakan tendangan-tendangan bayinya di dalam kandungan. Sang ibu pun bisa melihat langsung ekspresi anak melalui USG yang dilakukan di dokter kandungan.

Perkembangan janin pun terus berlanjut hingga minggu-minggu selanjutnya. Indera perasanya sudah mulai tumbuh dan bahkan cahaya yang masuk pun sudah bisa ia deteksi. Lonjakan pertumbuhannya akan semakin pesat pada trimester ini. Bahkan pada minggu ke-16, kelamin bayi sudah bisa dilihat melalui pemeriksaan USG.

Hingga menjelang akhir trimester kedua, bayi sudah bisa mendengar suara ibu dan lainnya. Bayi pun sudah mulai menelan dan semakin lama akan semakin terlihat bentukan bayi kecil di dalam kandungan. Pun bayi sudah bisa menghirup atau mengeluarkan air ketuban sebagai latihannya bernapas.

Trimester Ketiga

Setelah memasuki trimester ketiga, perkembangan janin pun terus bertumbuh dan organ-organnya mulai diperkuat. Bahkan saraf di otaknya sudah mengalami perkembangan sel. Kulit-kulitnya semakin halus, kedipan mata sudah mulai terjadi, bahkan kuku, rambut, bulu mata sudah mulai tumbuh banyak.

Semakin mendekati hari perkiraan lahir, tendangannya semakin kuat. Pun biasanya di minggu 36 hingga 37, bayi akan semakin turun ke area panggul. Ibu pun lebih sering mengalami kontraksi bahkan keputihan. Setelah minggu ke 38-39, ibu sebaiknya segera bersiap untuk proses persalinan.

Melihat perkembangan janin tersebut, tentunya sangat luar biasa sekali, bukan? Anda juga bisa mendapatkan informasi lengkap tentang masalah kehamilan dan persalinan di aplikasi Halodoc. Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter ahli kandungan jika memiliki beberapa masalah secara langsung di aplikasi. Bahkan nantinya, dokter bisa memberikan solusi hingga rekomendasi rumah sakit dan dokter terbaik untuk mengatasi masalah Anda secara langsung.